Hujan lebat mengguyur sorenya Jakarta lagi.
Macet di jam pulang sudah dipastikan. Apalagi doa sore dihari itu, terlambat dimulainya.
Seperti biasa, hati mulai tidak tenang saat waktu menunjukan pukul 17.00 tapi kultum dan doa sore masih belum tuntas juga.
Tak banyak yang kukhawatirkan, hanya tentang "Takut terlambat Halaqah Maghrib."
Sampai pada akhirnya, saat teman-teman magang dan karyawan masih menunggu hujan reda aku memaksakan diri untuk menerobos hujan, dengan jas hujan tentunya.
Benar saja, baru keluar dari komplek menuju jalan raya, mobil motor padat merayap. Ditambah genangan air cukup mengganggu perjalanan. Banjir jakarta?